Rabu, 29 April 2015

Kenali Bahan Kemasan Makanan dan Minuman Di Pasaran

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan tehnologi yang makin canggih di negara-negara berkembang seperti Indonesia secara langsung turut mendorong peningkatan kemasan produk dalam kehiduypan masyarakat kita. Saat ini jenis-jenis kemasan produk untuk mengemas makanan dan minuman pun semakin bervariasi. Biasanya kemasan produk yang sekarang ini banyak beredar di pasaran adalah jenis kemasan produk yang menggunakan material plastik fleksibel. Hal ini banyak di pilih oleh pelaku penggiat bisnis mengingat harga yang sangat terjangkau di banding dengan kemasan kaku, yang berbahan metal atau plastik.


Seorang konsumen harus pandai dan teliti dalam memilih kemasan makanan dan minuman yang aman ketika akan membelinya. Nah agar pelaku usaha tak salah dalam memilih kemasan makanan dan minuman dalam memasarkan produk-produknya maka penting bagi pengusaha untuk mengenal lebih detail jenis bahan kemasan makanan dan minuman yang aman bagi kesehatan.

Plastik

3 Senjata China yang Patut Ditakuti AL Amerika Serikat


Saat ini, semakin banyak ancaman serius terhadap Angkatan Laut Amerika Serikat. Sebagian besar ancaman berupa senjata anti-access/area-denial (A2/AD). Negara-negara seperti China, Iran, Rusia, Korea Utara dan beberapa negara lainnya telah meningkatkan kemampuan angkatan lautnya untuk mempersulit Angkatan Laut Amerika Serikat mendekati wilayah pantai mereka ketika terjadi perang. Teknologi kapal perang, rudal balistik, ranjau, kapal selam dan senjata lainnya yang saat ini semakin canggih telah menjadi ancaman serius bagi Angkatan Laut Amerika Serikat.

Tidak ada keraguan bahwa salah satu tantangan terbesar bagi Angkatan Laut Amerika Serikat yang berupa senjata A2/AD adalah berasal dari China. China telah banyak mengembangkan berbagai senjata canggih yang akan membuat Angkatan Laut AS dilema ketika terjadi perang. Di bawah ini adalah 3 senjata China yang harus dijadikan perhitungan serius bagi Angkatan Laut AS menurut laman National Interest.

Rudal DF-21D, Pembunuh Kapal Induk

10 Negara yang Memiliki Kekuatan Nuklir


Sejak AS meledakkan dua bom atom di Jepang pada tahun 1945, jumlah hulu ledak nuklir dunia telah meningkat secara tajam, yang mana nuklir merupakan senjata pemusnah massal.

Perlombaan dalam mengembangkan senjata nuklir antara kekuatan-kekuatan militer dunia telah terjadi sejak 60-70 tahun lalu. Di bawah ini adalah sepuluh negara yang telah mengembangkan dan menyimpan senjata nuklir:

Quote:
Rusia
Rusia pertama kali menguji coba senjata nuklir pada tahun 1949 dengan bom atom "RDS-1". Rusia mengembangkan nuklir untuk mengimbangi keunggulan Barat selama Perang Dingin. Rusia mulai menguji coba bom hidrogen (bom atom dengan fusi hidrogen) pertamanya "RDS-37" pada tahun 1957.

Di masa lalu, Rusia juga memiliki bom dengan daya ledak terkuat yang pernah diledakkan di muka bumi yaitu Tsar Bomba. Sebelum Uni Soviet runtuh, Rusia memiliki 45.000 hulu ledak nuklir. Dan saat ini jumlahnya sudah menurun menjadi 8.500 terkait Traktat Non-Proliferasi Nuklir atau NPT, sedangkan yang aktif berjumlah 1.740 buah.

Amerika Serikat

Ilmuwan: Kiamat Sudah Terjadi Selama Enam Kali



Masih ingat nggak, tahun 2012 lalu dunia digemparkan dengan isu kiamat pada bulan Desember di tahun itu? Bahkan sampai ada filmnya segala, kan? Untung saja nggak terjadi, bahkan sampai sekarang. Nggak terjadi? Yakin? Bumi ternyata pernah mengalami kematian massal alias kiamat sebanyak enam kali dalam 450 juta tahun ini, lho. Hiii...

Dalam publikasi di Geological Society of American Bulletin, seperti dilansir brilio.net dari BBC, Rabu (29/4), para ilmuwan mengatakan bahwa kiamat sudah terjadi selama enam kali. Yang terakhir terjadi 262 juta tahun yang lalu yang dinamakan dengan peristiwa Capitanian.

Quote:

Pengertian gps global positioning system dan Cara kerjanya



Global Positioning System (GPS) adalah suatu sistem navigasi yang memanfaatkan satelit. Penerima GPS memperoleh sinyal dari beberapa satelit yang mengorbit bumi. Satelit yang mengitari bumi pada orbit pendek ini terdiri dari 24 susunan satelit, dengan 21 satelit aktif dan 3 buah satelit sebagai cadangan. Dengan susunan orbit tertentu, maka satelit GPS bisa diterima diseluruh permukaan bumi dengan penampakan antara 4 sampai 8 buah satelit. GPS dapat memberikan informasi posisi dan waktu dengan ketelitian sangat tinggi.

Nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning System; ada juga yang mengartikan “Navigation System Using Timing and Ranging.”) Dari perbedaan singkatan itu, orang lebih mengenal cukup dengan nama GPS.
GPS mulai diaktifkan untuk umum 17 juli 1995.


BAGAIMANA GPS MENGETAHUI POSISINYA

Pengertian Jaringan Wi-Fi



Wi-Fi, adalah singkatan dari wireless fidelity, merupakan pengembangan dari istilah Hi-Fi, sebuah teknologi jaringan nirkabel yang digunakan di seluruh dunia. Wi-Fi mengacu pada sistem yang menggunakan standar 802.11, yang dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan dirilis pada tahun 1997. Istilah Wi-Fi, yang dieja sebagai alternatif WaiFi, Wai-fi, Waifi, atau waifi, didorong oleh Aliansi Wi-Fi, sebuah kelompok perdagangan yang dirintis komersialisasi teknologi.

Dalam jaringan Wi-Fi, komputer dengan kartu jaringan wifi terhubung tanpa kabel ke router nirkabel. Router tersambung ke Internet melalui modem, biasanya kabel atau modem DSL. Setiap pengguna dalam jarak 200 kaki atau lebih (sekitar 61 meter) dari titik akses kemudian dapat terhubung ke Internet, meskipun untuk kecepatan transfer yang baik, jarak 100 kaki (30,5 meter) atau kurang lebih baik. Pengecer juga menjual penguat sinyal wireless yang memperpanjang jangkauan jaringan nirkabel.

Great Cannon Misteri Senjata Rahasia China dalam Perang Cyber

Beberapa waktu ini, China dituding ada dibalik serangan cyber yang menimpa beberapa negara besar, salah satunya Amerika. Kini organisasi keamanan internet, Citizen Lab, menyebut China memakai teknologi bernama 'Great Cannon atau 'Meriam Besar' untuk melakukan hacking berskala besar.



Seperti yang dilansir oleh Techcrunch (10/04), organisasi ICT yang berpusat di Universitas Toronto, Kanada, itu menemukan keterkaitan antara Great Cannon dengan Great FireWall, sistem sensor internet skala besar yang dimiliki China.